free counters
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Oktober 2011

Mahabharata adalah kisah nyata atau hanya legenda.....?????




Epos Mahabarata
Kisah ini menceritakan konflik hebat keturunan Pandu dan Dristarasta dalam memperebutkan takhta kerajaan. Menurut sumber yang saya dapatkan, epos ini ditulis pada tahun 1500 SM. Namun fakta sejarah yang dicatat dalam buku tersebut masanya juga lebih awal 2.000 tahun dibanding penyelesaian bukunya. Artinya peristiwa yang dicatat dalam buku ini diperkirakan terjadi pada masa ±5000 tahun yang silam.

Buku ini telah mencatat kehidupan dua saudara sepupu yakni Kurawa dan Pandawa yang hidup di tepian sungai Gangga meskipun akhirnya berperang di Kurukshetra. Namun yang membuat orang tidak habis berpikir adalah kenapa perang pada masa itu begitu dahsyat? Padahal jika dengan menggunakan teknologi perang tradisional, tidak mungkin bisa memiliki kekuatan yang sebegitu besarnya.
Spekulasi baru dengan berani menyebutkan perang yang dilukiskan tersebut, kemungkinan adalah semacam perang nuklir! Perang pertama kali dalam buku catatan dilukiskan seperti berikut ini: bahwa Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana (sarana terbang yang mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh. seperti hujan lebat yang kencang, mengepungi musuh, dan kekuatannya sangat dahsyat.
Dalam sekejap, sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk di atas wilayah Pandawa, angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup wuuus..wuuus.. disertai dengan debu pasir. Burung-burung bercicit panik seolah-olah langit runtuh, bumi merekah. Matahari seolah-olah bergoyang di angkasa, panas membara yang mengerikan yang dilepaskan senjata ini, membuat bumi bergoncang, gunung bergoyang, di kawasan darat yang luas, binatang-binatang mati terbakar dan berubah bentuk, air sungai kering kerontang, ikan udang dan lainnya semuanya mati. Saat roket meledak, suaranya bagaikan halilintar, membuat prajurit musuh terbakar bagaikan batang pohon yang terbakar hangus.
Jika akibat yang ditimbulkan oleh senjata Arjuna bagaikan sebuah badai api, maka akibat serangan yang diciptakan oleh bangsa Alengka juga merupakan sebuah ledakan nuklir dan racun debu radioaktif.
Gambaran yang dilukiskan pada perang dunia ke-2 antara Rama dan Rahwana lebih membuat orang berdiri bulu romanya dan merasa ngeri: pasukan Alengka menumpangi kendaraan yang cepat, meluncurkan sebuah rudal yang ditujukan ke ketiga kota pihak musuh. Rudal ini seperti mempunyai segenap kekuatan alam semesta, terangnya seperti terang puluhan matahari, kembang api bertebaran naik ke angkasa, sangat indah. Mayat yang terbakar, sehingga tidak bisa dibedakan, bulu rambut dan kuku rontok terkelupas, barang-barang porselen retak, burung yang terbang terbakar gosong oleh suhu tinggi. Demi untuk menghindari kematian, para prajurit terjun ke sungai membersihkan diri dan senjatanya.
Banyak spekulasi bermunculan dari peristiwa ini, diantaranya ada sebuah spekulasi baru dengan berani menyebutkan bahwa perang Mahabarata adalah semacam perang NUKLIR!!
Tapi, benarkah demikian yang terjadi sebenarnya? Mungkinkah jauh sebelum era modern seperti masa kita ini ada sebuah peradaban maju yang telah menguasai teknologi nuklir? Sedangkan masa sebelum 4000 SM dianggap sebagai masa prasejarah dimana peradaban Sumeria dianggap peradaban tertua didunia tidak ditemukan kemajuan semacam ini?
Namun selama ini terdapat berbagai diskusi, teori dan penyelidikan mengenai kemungkinan bahwa dunia pernah mencapai sebuah peradaban yang maju sebelum tahun 4000 SM.
Teori Atlantis, Lemuria, kini makin diperkuat dengan bukti tertulis seperti percakapan Plato mengenai dialog Solon dan pendeta Mesir kuno mengenai Atlantis, naskah kuno Hinduisme mengenai Ramayana & Bharatayudha mengenai dinasti Rama kuno, dan bukti arkeologi mengenai peradaban Monhenjo-Daroo, Easter Island dan Pyramid Mesir maupun Amerika Selatan.
# Penelusuran fakta ilmiah
Akhir-akhir ini perhatian saya tertuju pada sebuah teori mengenai kemungkinan manusia pernah memasuki zaman nuklir lebih dari 6000 tahun yang lalu. Peradaban Atlantis di barat, dan dinasti Rama di Timur diperkirakan berkembang dan mengalami masa keemasan antara tahun 30.000 SM hingga 15.000 SM.
Atlantis memiliki wilayah mulai dari Mediteranian hingga pegunungan Andes di seberang Samudra Atlantis sedangkan Dinasti Rama berkuasa di bagian Utara India-Pakistan-Tibet hingga Asia Tengah. Peninggalan Prasasti di Indus, Mohenjo Daroo dan Easter Island (Pasifik Selatan) hingga kini belum bisa diterjemahkan dan para ahli memperkirakan peradaban itu berasal jauh lebih tua dari peradaban tertua yang selama ini diyakini manusia (4000 SM). Beberapa naskah Wedha dan Jain yang antara lain mengenai Ramayana dan Mahabharata ternyata memuat bukti historis maupun gambaran teknologi dari Dinasti Rama yang diyakini pernah mengalami zaman keemasan dengan tujuh kota utamanya ‘Seven Rishi City’ yg salah satunya adalah Mohenjo Daroo (Pakistan Utara).
Dalam suatu cuplikan cerita dalam Epos Mahabarata dikisahkan bahwa Arjuna dengan gagah berani duduk dalam Weimana (sebuah benda mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, lalu dalam sekejap bumi bergetar hebat, asap tebal membumbung tinggi diatas cakrawala, dalam detik itu juga akibat kekuatan ledakan yang ditimbulkan dengan segera menghancurkan dan menghanguskan semua apa saja yang ada disitu.
Yang membuat orang tidak habis pikir, sebenarnya senjata semacam apakah yang dilepaskan Arjuna dengan Weimana-nya itu?
Ada beberapa penelitian yang berusaha menguak tabir misteri kehidupan manusia di masa lampau ini. Tentang bagaimana kehidupan sosial hingga kemajuan ilmu dan teknologi mereka. Beberapa waktu belakangan banyak hasil penelitian yang mengejutkan. Dan dari berbagai sumber yang telah saya pelajari, secara umum penggambaran melalui berbagai macam teori dan penelitian mengenai subyek ini telah pula memberikan beberapa bahan kajian yang menarik, antara lain adalah:
Permulaan sebelum dua milyar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini teryata telah terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak peradaban yang demikian maju namun akhirnya menuju pada sebuah kebinasaan? Dan penyebab kebinasaan itu adalah tiada lain akibat peperangan yang pernah terjadi.
Atlantis dan Dinasti Rama pernah mengalami masa keemasan (Golden Age) pada saat yang bersamaan (30.000-15.000 SM). Keduanya sudah menguasai teknologi nuklir. Keduanya memiliki teknologi dirgantara dan aeronautika yang canggih hingga memiliki pesawat berkemampuan dan berbentuk seperti UFO (berdasarkan beberapa catatan) yang disebut Vimana (Rama) dan Valakri (Atlantis).
Penduduk Atlantis memiliki sifat agresif dan dipimpin oleh para pendeta (enlighten priests), sesuai naskah Plato. Dinasti Rama memiliki tujuh kota besar (Seven Rishi’s City) dengan ibukota Ayodhya dimana salah satu kota yang berhasil ditemukan adalah Mohenjo-Daroo. Persaingan dari kedua peradaban tersebut mencapai puncaknya dengan menggunakan senjata nuklir.
Para ahli menemukan bahwa pada puing-puing maupun sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo-Daroo mengandung residu radio-aktif yang hanya bisa dihasilkan lewat ledakan Thermonuklir skala besar. Dalam sebuah seloka mengenai Mahabharata, diceritakan dengan kiasan sebuah senjata penghancur massal yang akibatnya mirip sekali dengan senjata nuklir masa kini.
Beberapa Seloka dalam kitab Wedha dan Jain secara eksplisit dan lengkap menggambarkan bentuk dari ‘wahana terbang’ yang disebut ‘Vimana’ yang ciri-cirinya mirip piring terbang masa kini. Sebagian besar bukti tertulis justru berada di India dalam bentuk naskah sastra, sedangkan bukti fisik justru berada di belahan dunia barat yaitu Piramid di Mesir (Foto: relief jenis pesawat di Piramida Mesir di bawah ini) dan Amerika Selatan.
relief pesawat terbang dan helikopter di Mesir
Foto: relief jenis pesawat di Piramida Mesir
Dari hasil riset dan penelitian yang dilakukan ditepian sungai Gangga di India, para arkeolog menemukan banyak sekali sisa-sisa puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai. Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 °C. Bara api yang biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian.
Di dalam hutan primitif di pedalaman India, orang-orang juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus. Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batuan didalam bangunan juga telah dikacalisasi. Selain di India, Babilon kuno, gurun sahara, dan guru Gobi di Mongolia juga telah ditemukan reruntuhan perang nuklir prasejarah. Batu kaca pada reruntuhan semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini.
Bukti ilmiah peradaban Veda. Bukti-bukti arkeologis, geologis telah terungkap dari penemuan fosil-fosil maupun artefak- alat yang digunakan manusia pada masa itu telah terbukti menunjukkan bahwa peradaban manusia modern telah ada sekitar ratusan juta bahkan miliaran tahun yang lalu. Bukti-bukti tersebut diungkapkan oleh Michael Cremo, seorang arkeolog senior, peneliti dan juga penganut weda dari Amerika, dengan melakukan penelitian lebih dari 8 tahun.
Dari berbagai belahan dunia termasuk juga dari Indonesia telah dapat mengungkapkan misteri peradaban weda tersebut secara bermakna. Laporan tersebut ditulis dalam beberapa buku yang sudah diterbitkan seperti ; Forbidden Archeology, The Hidden History of Human Race, Human Devolution: A Vedic alternative to Darwin’s Theory, terbitan tahun 2003. Dalam buku tersebut akan banyak ditemukan fosil, artefak- peninggalan berupa kendi, alas kaki, alat masak dan sebagainya yang telah berusia ratusan juta tahun bahkan miliaran tahun, dibuat oleh manusia yang mempunyai peradaban maju, tidak mungkin dibuat oleh kera atau primata yang lebih rendah.
Dari buku-buku tersebut juga ditemukan adanya manipulasi beberapa arkeolog dengan mengubah dimensi waktunya, hal ini bertujuan untuk mendukung teori evolusi Darwin, karena kenyataannya teori evolusi masih sangat lemah. Bukti ilmiah sudah dengan jelas menyatakan bahwa peradaban weda telah ada miliaran tahun. Para ilmuwan telah membuktikan bahwa perang besar di tanah suci Kukrksetra, kota Dwaraka, sungai suci Sarasvati dan sebagainya merupakan suatu peristiwa sejarah, bukan sebagai mitologi. Setiap kali kongres para arkeolog dunia selalu menyampaikan bukti-bukti baru tentang peradaban Barthavarsa purba. Dibawah ini ditampilkan sekelumit dari bukti ilmiah tersebut.
Sebenarnya masih banyak bukti ilmiah lainnya yang menunjukkan peradaban weda tersebut, sehingga Satya yuga, Tretha yuga, Dvapara yuga dan Kali yuga dengan durasi sekitar 4.320.000 tahun merupakan suatu sejarah peradaban manusia modern yang memegang teguh perinsip dharma.
Perang Bharatayuda. Para arkeolog terkemuka dunia telah sepakat bahwa perang besar di Kuruksetra merupakan sejarah Bharatavarsa (sekarang India) yang terjadi sekitar 5000 tahun yang lalu. Sekarang para peneliti hanya ingin menentukan tanggal yang pasti tentang peristiwa tersebut. Dari hasil pengamatan beserta bukti-bukti ilmiah. Dari berbagai estimasi maka dibuatlah suatu usulan peristiwa-peristiwa sebagai berikut:
* Sri Krishna tiba di Hastinapura diprakirakan sekitar 28 September 3067 SM
* Bhishma pulang ke dunia rohani sekitar 17 Januari 3066 SM
* Balarama melakukan perjalanan suci di sungai Saraswati pada bulan Pushya 1 Nov. 1, 3067 SM
* Balarama kembali dari perjalanan tersebut pada bulan Sravana 12 Dec. 12, 3067 SM
* Gatotkaca terbunuh pada 2 Desember 3067 SM.
Dan banyak lagi penanggalan peristiwa-peristiwa penting sudah di kalkulasi.
* Kota kuno Dvaraka. Demikian juga keberadaan kota Dvaraka yang dulu menjadi misteri, kota tersebut disebutkan dalam Mahabharata bahwa Dvaraka tenggelam di pantai. Doktor Rao adalah seorang arkeolog senior yang dengan tekun menyelidiki dengan “marine archaeology” dan hasilnya ditemukannya reruntuhan kota bawah laut, beserta ornamennya, didaerah Gujarat. Dwaraka, kota kerajaan Sri Krishna masa lalu.
* Sungai Sarasvati. Keberadaan kota purba Harrapa dan Mohenjodaro serta keberadaan sungai suci Sarasvati telah dijumpai dalam Rig Weda, namun tidak diketahui keberadaannya, kemudian oleh NASA dengan pemotretan dari luar angkasa ternyata dijumpai sebuah lembah yang merupakan bekas sungai yang telah mengering, namun dalam kedalaman tertentu masih tampak ada aliran air di wilayah Pakistan yang bermuara ke lautan Arab, arahnya sesuai dengan yang digambarkan dalam sastra.
* Jembatan Alengka. Pemotretan luar angkasa yang dilakukan oleh NASA telah menemukan adanya jembatan mistrius yang menghubungkan Manand Island (Srilanka) dan Pamban Island (India) sepanjang 30 Km, dengan lebar sekitar 100 m, tampak pula jembatan tersebut buatan manusia dengan umur sekitar 1.750.000 tahun. Angka ini sesuai dengan sejarah Ramayana yang terjadi pada Tretha yuga. Sekarang sedang diteliti jenis bebatuannya. Jadi Ramayana itu adalah ithihasa (sejarah), bukan merupakan dongeng.
jembatan ramayana 2
Sri Rama Bridge 1
Sri Rama Bridge 2
Foto: Sri Rama Bridge hasil pantauan NASA
Citra dari Rama Brige sendiri sangat mudah terlihat dari atas permukaan air laut karena letaknya yang tidak terlalu dalam, yaitu hanya tergenang sedalam kira-kira 1,2 meter (jika air laut sedang surut) dengan lebar hampir 100 m.
Tahun 1972 silam, ada sebuah penemuan luar biasa yang barangkali bisa semakin memperkuat dugaan bahwa memang benar peradaban masa silam telah mengalami era Nuklir yaitu penemuan tambang Reaktor Nuklir berusia dua miliyar tahun di Oklo, Republik Gabon.
peta Oklo
Foto: Peta Oklo, Republik Gabon
oklo15_curtin
2004-05-Oklo
Foto: bekas Reaktor Nuklir Berusia 2 Milyar Tahun di Oklo, Republik Gabon.
* Pada tahun 1972, ada sebuah perusahaan (Perancis) yang mengimpor biji mineral uranium dari Oklo di Republik Gabon, Afrika untuk diolah. Mereka terkejut dengan penemuannya, karena biji uranium impor tersebut ternyata sudah pernah diolah dan dimanfaatkan sebelumnya serta kandungan uraniumnya dengan limbah reaktor nuklir hampir sama. Penemuan ini berhasil memikat para ilmuwan yang datang ke Oklo untuk suatu penelitian, dari hasil riset menunjukkan adanya sebuah reaktor nuklir berskala besar pada masa prasejarah, dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah, diduga dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu watt. Tambang reaktor nuklir tersebut terpelihara dengan baik, dengan lay-out yang masuk akal, dan telah beroperasi selama 500 ribu tahun lamanya.
Yang membuat orang lebih tercengang lagi ialah bahwa limbah penambangan reaktor nuklir yang dibatasi itu, tidak tersebarluas di dalam areal 40 meter di sekitar pertambangan. Kalau ditinjau dari teknik penataan reaksi nuklir yang ada, maka teknik penataan tambang reaktor itu jauh lebih hebat dari sekarang, yang sangat membuat malu ilmuwan sekarang ialah saat kita sedang pusing dalam menangani masalah limbah nuklir, manusia zaman prasejarah sudah tahu cara memanfaatkan topografi alami untuk menyimpan limbah nuklir!
Tambang uranium di Oklo itu kira-kira dibangun dua milyar tahun yang lalu setelah adanya bukti data geologi dan tidak lama setelah menjadi pertambangan maka dibangunlah sebuah reaktor nuklir ini. Mensikapi hasil riset ini maka para ilmuwan mengakui bahwa inilah sebuah reaktor nuklir kuno, yang telah mengubah buku pelajaran selama ini, serta memberikan pelajaran kepada kita tentang cara menangani limbah nuklir.
Sekaligus membuat ilmuwan mau tak mau harus mempelajari dengan serius kemungkinan eksistensi peradaban prasejarah itu, dengan kata lain bahwa reaktor nuklir ini merupakan produk masa peradaban umat manusia. Seperti diketahui, penguasaan teknologi atom oleh umat manusia baru dilakukan dalam kurun waktu beberapa puluh tahun saja, dengan adanya penemuan ini sekaligus menerangkan bahwa pada dua miliar tahun yang lampau sudah ada sebuah teknologi yang peradabannya melebihi kita sekarang ini, serta mengerti betul akan cara penggunaannya.
Semua temuan arkeologis ini sesuai dengan catatan sejarah yang turun-temurun. Kita bisa mengetahui bahwa manusia juga pernah mengembangkan peradaban tinggi di India pada 5.000 tahun silam, bahkan mengetahui cara menggunakan reaktor nuklir, namun oleh karena memperebutkan kekuasaan dan kekayaan serta menggunakan dengan sewenang-wenang, sehingga mereka mengalami kehancuran.
Singkatnya segala penyelidikan diatas berusaha menyatakan bahwa umat manusia pernah maju dalam peradaban Atlantis dan Rama. Bahkan jauh sebelum 4000 SM manusia pernah memasuki abad antariksa dan teknologi nuklir. Akan tetapi zaman keemasan tersebut berakhir akibat perang nuklir yang dahsyat hingga pada masa sesudahnya, manusia sempat kembali ke zaman primitif. Masa primitif ini berakhir dengan munculnya peradaban Sumeria sekitar 4000 SM atau 6000 tahun yang lalu.
Lagi-lagi perang dan haus kekuasaanlah yang mengakibatkan manusia menjadi terpuruk. Dan hal ini patut kita renungkan lebih seksama sebagai buah pelajaran bahwa mengapa manusia zaman prasejarah yang memiliki sebuah teknologi maju tidak bisa mewariskan teknologinya, malah hilang tanpa sebab, yang tersisa hanya setumpuk jejak saja. Lalu bagaimana kita menyikapi atas penemuan ini?
Saudaraku, sebagai manusia sekarang, jika kita abaikan terhadap semua peninggalan-peninggalan peradaban prasejarah ini, sudah barang tentu kita pun tidak akan mempelajarinya secara mendalam, apalagi menelusuri bahwa mengapa sampai tidak ada kesinambungannya, lebih-lebih untuk mengetahui penyebab dari musnahnya sebuah peradaban itu. Dan apakah perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi kita sekarang akan mengulang seperti peradaban beberapa kali sebelumnya? Betulkah penemuan ini, serta mengapa penemuan-penemuan peradaban prasejarah ini dengan teknologi manusia masa kini begitu mirip? Semua masalah ini patut kita renungkan dalam-dalam sebagai upaya tidak mengulangi kesalahan fatal yang pernah dilakukan.

Senin, 25 Juli 2011

Perbedaan Cowo Ganteng Dengan Cowo Jelek (Sadis)


Kalo Cowok Ganteng pendiam
Cewek-Cewek Bilang: Wow, cool banget..
Kalo Cowok Jelek pendiam
Cewek-Cewek Bilang: Ih kuper..


Kalo Cowok Ganteng begaya gaul
Cewek-Cewek Bilang: Funky bo..
Kalo Cowok Jelek begaya gaul
Cewek-Cewek Bilang: Ih norak..


Kalo Cowok Ganteng jomblo
Cewek-Cewek Bilang: Pasti dia perfeksionis
Kalo Cowok Jelek jomblo
Cewek-Cewek Bilang: Sudah jelas..kagak laku!


Kalo Cowok Ganteng jadi gay
Cewek-Cewek Bilang: Karena cowo2 juga suka
Kalo Cowok Jelek jadi gay
Cewek-Cewek Bilang: Karna cewe2 uda ga berminat


Kalo Cowok Ganteng ganti2 cewe
Cewek-Cewek Bilang: Wajar, khan dikerubutin cewe2 cantik
Kalo Cowok Jelek ganti2 cewe
Cewek-Cewek Bilang: Pasti sering diputusin cewenya


Kalo Cowok Ganteng dpt cewe cantik
Cewek-Cewek Bilang: Klop..serasi banget
Kalo Cowok Jelek dpt cewe cantik
Cewek-Cewek Bilang: Pasti main dukun..atau cewenya matre


Kalo Cowok Ganteng ditolak cewe
Cewek-Cewek Bilang: Jangan sedih, khan masi ada aku...
Kalo Cowok Jelek ditolak cewe
Cewek-Cewek Bilang: (Diam,tapi telunjuknya meliuk2 dari atas kebwh)


Kalo Cowok Ganteng diputusin cewe
Cewek-Cewek Bilang: Rugi tuh cewe..tapi rejeki buat cewe yg lain
Kali Cowok Jelek diputusin cewe
Cewek-Cewek Bilang: Akhirnya terbuka juga mata hati cewe itu...


Kalo Cowok Ganteng suka merawat wajah
Cewek-Cewek Bilang: Itu memelihara asset namanya..
Kalo Cowok Jelek suka merawat wajah
Cewek-Cewek Bilang: Buang-buang waktu aja...


Kalo Cowok Ganteng ngaku Indo campuran
Cewek-Cewek Bilang: Emang mirip-mirip bule sih..
Kalo Cowok Jelek ngaku Indo campuran
Cewek-Cewek Bilang: Campuran bemo sama becak, kali..


Kalo Cowok Ganteng penyayang binatang
Cewek-Cewek Bilang: Perasaannya halus...penuh cinta kasih
Kalo Cowok Jelek penyayang binatang
Cewek-Cewek Bilang: Sesama keluarga emang hrs saling menyayangi...


Kalo Cowok Ganteng jadi atasan
Cewek-Cewek Bilang: Cocok..tampangnya aja intelek
Kalo Cowok Jelek jadi atasan
Cewek-Cewek Bilang: Ga pantes, muka jongos...


Kalo Cowok Ganteng jago main gitar
Cewek-Cewek Bilang: Most talented boy..
Kalo Cowok Jelek jago main gitar
Cewek-Cewek Bilang: Pasti tukang ngamen..


Kalo Cowok Ganteng bawa BMW
Cewek-Cewek Bilang: Matching...keren luar dalem
Kalo Cowok Jelek bawa BMW
Cewek-Cewek Bilang: Punya majikan ya...


Kalo Cowok Ganteng ngaku pernah ML
Cewek-Cewek Bilang: Iyalah,cewenya pasti 'ngasih'...
Kalo Cowok Jelek ngaku pernah ML
Cewek-Cewek Bilang: Sama WTS mana?


Kalo Cowok Ganteng jadi biker
Cewek-Cewek Bilang: Kaya Valentino Rossi ya..
Kalo Cowok Jelek jadi biker
Cewek-Cewek Bilang: Pasti sekalian ngojek..


Kalo Cowok Ganteng kulitnya gelap
Cewek-Cewek Bilang: Si hitam Manis..
Kalo Cowok Jelek kulitnya gelap
Cewek-Cewek Bilang: Si Dakochan....


Kalo Cowok Ganteng gondrong
Cewek-Cewek Bilang: Macho..Rocker Style!
Kalo Cowok Jelek gondrong
Cewek-Cewek Bilang: Buat nutupin muka..


Kalo Cowok Ganteng suaranya bagus
Cewek-Cewek Bilang: Jadi penyanyi aja...
Kalo Cowok Jelek suaranya bagus
Cewek-Cewek Bilang: Kenapa ga jadi kenek aja..??


Kalo Cowok Ganteng bodynya berotot
Cewek-Cewek Bilang: Wiii gila, sixpack!...seksi bo!
Kalo Cowok Jelek bodynya berotot
Cewek-Cewek Bilang: Biar orang ga mratiin tampangnya,tuh..

Kamis, 23 Juni 2011

Sang Raja Tanpa Mahkota



"Sang raja tanpa mahkota", demikian kaum Kompeni Belanda menyebutnya. Dia lihai, cerdas, bersemangat, ditakuti, juga disegani lawan – lawan politiknya. Perjuangannya dalam membela hak kaum pribumi, benar - benar menempatkan dirinya menjadi seorang tokoh yang sangat dihormati saat itu. Itulah sosok HOS Cokroaminoto yang lahir di Desa Bakur, Madiun Jawa Timur, 16 Agustus 1883. Meski terlahir sebagai keturunan bangsawan, anak kedua dari dua belas bersaudara, putra  Raden Mas Cokro Amiseno, seorang Wedana Kleco dan cucu RT Adipati Negoro bupati Ponorogo itu, jauh dari sikap angkuh. Bahkan, HOS akhirnya menjadi motor penggerak kemerdekaan Indonesia, di saat yang lain 'tertidur'dalam belaian kompeni Belanda. HOS Cokroaminoto adalah tokoh politik yang berhasil menggabungkan retorika politik melawan penjajah Belanda dengan ideologi Islam, sehingga mampu mengenyahkan penjajah dari bumi Nusantara.


==========

jongjava_HOS_CokroaminotoPada sebuah petikan kata, Wondoamiseno, Sekjen PSSI 1950, mengungkapkan bahwa HOS Cokroaminoto adalah seorang yang memiliki keyakinan teguh.

"Tjokroaminoto mempunyai keyakinan yang teguh, bahwa Negara dan bangsa kita tak akan mentjapai kehidupan jang adil dan makmur, pergaulan hidup jang aman dan tenteram, selama keadilan sosial sepandjang adjaran-adjaran Islam belum dapat berlaku, atau dilakukan mendjadi hukum dalam Negara kita, sekalipun sudah merdeka.
Terbukti sekarang, sekalipun Negara dan bangsa kita sudah merdeka dan berdaulat bernaung di bawah pandji-pandji sang merah putih, namun rakjat jelata jang berpuluh-puluh jumlahnja belum merasakan kenikmatan dan kelezatan hidup dan kehidupan sehari-harinja. Rakyat masih tetap menderita matjam - matjam kesukaran dan kemelaratan. Kekatjauan timbul dimana-mana. Perampokan penggedoran. Pentjulikan dan pembunuhan seolah-olah tak dapat diatasi oleh pihak (alat) pemerintahan.
Di kota-kota besar nampak pula kerusakan moral (budi pekerti) bangsa kita. Bukan sadja pelajturan jang meradjalela dari kota-kota sampai desa-desa, tetapi pihak jang dikatakan kaum terpeladjar, pemuda dan pemudi tak ada batas lagi pergaulan hidupnja, pergaulan jang merdeka. Pergaulan jang mempengaruhi alam pikiran pada kesesatan. Sumber-sumber pelatjuran telah menjadi pergaulan hidup yang modern. Kemadjuan jang mentjontoh dunia barat jang memang sudah rusak. Rusak budi- pekertinja dan rochaninja. Tak ada kendali didalam djiwa jang dapat menahan hawa nafsunja. Inilah semuanja yang oleh ketua Tjokroaminoto dikatakan Djahiliah modern.
Kalau alat-alat pemerintah RI jang memegang tampuk kekuasaan pemerintahan, baik pihak atasan maupun sampai bawahan sudah tidak takut lagi kepada hukuman Allah, jakinlah Negara akan rusak dan hantjur dengan sendirinja, sebab segala perbuatan djahat, korupsi, penipuan, suapan dan sebagainja jang terang terang merugikan Negara, dikerjakan dengan aman oleh mereka itu sendiri, rakjat mengerti sebab rakjat jang menjadi korban"



HOS Cokroaminoto tidak mau selamanya terbelenggu dengan status kebangsawanannya. Setelah menamatkan study di Oplayding School Foor Inladishe Ambegtenaren (OSVIA), sekolah pegawai pemerintahan pribumi Magelang, dia memang sempat mengikuti jejak kepriyayian ayahnya sebagai pegawai pangreh praja. Namun, akhirnya ia tinggalkan karena muak dengan kebiasaan sembah jongkok yang baginya sangat melecehkan.

Tahun 1905 Cokro pindah ke Surabaya dan bekerja pada perusahaan dagang, di samping ia juga belajar di sekolah malam Hogore Burger School. Bersama istrinya, Suharsikin ia mendirikan rumah kost di rumahnya. yang nantinya melalui rumah inilah Cokro menyalurkan ilmunya dalam agama, politik dan berorasi yang akhirnya menjadi cikal bakal pembentukan tokoh – tokoh penting di Indonesia. Seperti Soekarno yang Nasionalis, SM kartosuwirjo yang Islamis Dan Muso-Alimin yang Komunis.


R. A. Suharsikin adalah cermin wanita yang selalu memberikan bantuan moril, selalu menjadi kebiasaannya, jika suaminya bepergian untuk kepentingan perjuangannya, istri yang sederhana dan prihatin ini mengiringi suaminya dengan sholat tahajud, dengan puasa, dan do’a.

Perbedaan idiologi dari murid - muridnya tersebut secara tidak langsung memberikan warna sendiri bagaimana secara aktif ide-ide, ilmu dan gagasan Cokro menghujam kedada mereka. Walaupun dengan pemahaman yang beraneka ragam sesuai dengan latar belakang, pendidikan dan pekerjaanya masing masing. Jadi, pertarungan Soekarno, Kartosuwirjo dan Muso-alimin sejatinya adalah pertarungan tiga murid dari seorang guru Cokroaminoto. Hal ini mengisaratkan bahwa adanya perbedaan tafsir para murid terhadap guru dan kernudian mendorong kecenderungan yang berbeda pula.

Dalam beberapa hal, ide Islam Cokro lebih dipahami oleh Kartosuwirjo dengan Darul Islamnya, ia melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh Cokro yakni menuntut Indonesia bersyariat. Dengan dasar itu ia akhirnya memproklamirkan Negara Islam Indonesia pada 7 Agustus 1949 di Jawa Barat, sebagai reaksi atas penghianatan Soekarno-Hatta terhadap piagam Jakarta.

Untuk merealisasikan perjuangan menuntut Indonesia bersyareat ia masuk ke dalam Sarekat Dagang Islam (SDI) yang saat itu dipimpin oleh H.Samanhudi di Solo, sebuah pergerakan pertama Indonesia yang menggelorakan semangat kemerdekaan. Bukan Budi Utomo seperti yang diketahui saat ini, karena SDI lahir lebih muda yakni lahir pada tahun 1908 sedangkan SDI 1905 pendistorsian sejarah semacam ini jelas kejahatan yang dilakukan oleh musuh – musuh Islam untuk mengkaburkan perjuangan Indonesia bersyariat. Karena memang tujuan SDI adalah kemerdekaan dan pemberlakuan syareat Islam.


Semenjak masuknya ia kedalam SDI, SDI berubah menjadi sebuah organisasi yang besar dan menakutkan bagi kolonial. Kemahirannya serta kepiawaiannya berpolitik dalam menyuarakan kemerdekaan Indonesia dan memihak kepentingan rakyat membuat SDI begitu di gandrungi Rakyat pribumi. Terlebih setelah SDI berubah menjadi SI dan ia menjadi pemimpin SI. Lewat Cokro tujuan SI mulai di perjelas yakni kemerdekaan Indonesia dan pemberlakuan Syareat Islam bagi segenap lapisan rakyat.

Karena aktifitas politiknya, Belanda akhirnya menangkap Cokro pada tahun 1921 karena dikhawatirkan akan membangkitkan semangat perjuangan rakyat pribumi walaupun akhirnya dibebaskan pada tahun 1922, sebuah cobaan yang lazim diterima para penegak syariat islam di seluruh dunia. Pada tanggal 14-24 juni 1916 diadakanlah kongres Nasional pertama di Bandung. Di dalam kongres tersebut Cokro mengupas tentang pembentukan bangsa dan pemerintahan sendiri. Sebuah langkah yang sangat berani saat itu karena bagi rakyat pribumi kemerdekaan adalah hal yang tabu untuk disampaikan. Suatu langkah politik yang benar-benar berani. Cokro membangun opini rakyat yang belum mengerti politik untuk berpihak terhadap perjuanganya.
Yaitu menuntut Indonesia merdeka dan bersyariat Islam.

Di tengah pemerintah kolonial yang masih kuat apalagi saat itu Belanda masih menerapkan peraturan Reegerings Reglement(RR) sebuah peraturan yang berisi larangan berpolitik, berkumpul untuk membahas perjuangan kemerdekaan. Yang otomatis Cokro saat itu harus berhadapan dengan dua lawan yaitu Belanda dan Pangreh Praja yang menjadi kaki tangan Belanda. Pada tahun 1924, Cokro mulai aktif dalam komite –komite pembahasan kekhilafahan yang dicetuskan pemimpin politik Wahabiah Arab, Ibnu Saud. Sebuah langkah untuk memperkuat barisan menuju kemerdekaan dan kekhalifahan dunia.

Bagi Cokro, Islam adalah sesuatu yang harus di perjuangkan dan di persatukan,sebagai dasar kebangsaan yang hendak di proses menuju Indonesia. Tipikal Cokro, identik dengan AI-Afghani yang juga merupakan tokoh politik Pan-Islamisme (kebangkitan Islam). Cokro dan Afghoni juga sama-sama mengalami kegagalan dalam perjuangan Pan-Islamismenya. Namun, arti penting keduanya bukan pada kemenangan atau kekalahan. Keduanya menjadi penting karena menggulirkan momentum perubahan pemikiran dalam Islam. Keduanya juga menjadi ruh perjuangan bagi kepentingan politik Islam.

Ruh Cokro akan masih terus bergerak menjadi spirit perjuangan ketika islam diartikulasikan sebagai penggerak yang aktif, tidak statis. Yang mengatakan ,"Setinggitinggi ilmu, semurni-murni tauhid , sepintar-pintar siasat". Beliau wafat pada tanggal 17 Desember 1934 di Yogyakarta, dan dimakamkan di TMP Pekuncen,Yogyakarta.

Minggu, 12 Juni 2011

Pak Janggut

Ada yang masih ingat dengan cerita Pak Janggut?
Pak Janggut (Douwe Dabbert) ini adalah salah satu tokoh favorite ku waktu kecil, Pak Janggut adalah sosok orang tua yang berpenampilan seperti kurcaci yang selalu membawa buntelan, sama seperti tokoh Doraemon yang mempunya kantong ajaib, Pak Janggut juga bisa mendapatkan berbagai benda yang dia inginkan saat itu juga dalam buntelan ajaibnya. Cerita Pak Janggut ini sering ku baca di majalah anak-anak, sebagai sisipan di majalah Bobo, pada waktu itu, tahun 1980-1990an deh kalau nggak salah.
Hari ini aku kembali menyelesaikan membaca beberapa file / cerita di website Pak Janggut, aku seperti kembali ke masa-masa kecil ketika membaca cerita ini, hehe.
senangnya bisa membaca lagi cerita-ceritanya, aku sangat suka dengan gambar-gambar yang ada di cerita ini, pemandangan yang indah, tempat tinggal bersalju, pohon Pinus, kayu-kayu yang segar, air yang mengalir, cerita kerajaan yang berlatar belakang Bangsa Eropa, karena dengan itu semua aku bisa berimajinasi bebas saat sedang membaca cerita ini.
Yuk, bernostalgia bareng ^_^! dengan cerita Pak Janggut, ada milisnya juga loh. Di bawah ini beberapa dari cerita Pak Janggut, silahkan menikmati.

Kamis, 26 Mei 2011

Jangan Pernah Menyerah! Karena Allah Punya Rencana Indah Untuk mu..




“Sesuatu yang menurutmu baik untuk dirimu, belum tentu baik menurut Allah SWT untukmu. Dan sesuatu yang menurutmu buruk bagimu, belum tentu buruk menurut Allah bagimu”. Itulah pernyattan yang harus kita renungkan.

Bagi seorang manusia, keberhasilan adalah suatu kondisi yang selalu ingin dicapai. Tidak ada satupun manusia yang ingin terpuruk dalam kegagalan terus-menerus. Bagi mereka yang mau dan mampu untuk meraihnya, keberhasilan itu akan dapat diraih atas izin Allah SWT.
Seorang mahasiswa pasti mengharapkan sebuah prestasi akademik yang baik. Seorang pengusaha pasti selalu mengharapkan mendapat keuntungan yang sebesar-besarnya. Seorang pilot pasti mengharapkan agar dapat take off dan landing dengan selamat. Seorang penulis buku pasti mengharapkan agar bukunya dapat diminati oleh banyak orang. Begitupun dengan kita, kita pasti mengharapkan keberhasilan dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.
Sebuah keberhasilan merupakan hasil dari suatu usaha yang kita lakukan. Orang yang meraih keberhasilan dalam suatu aktivitas akan disebut sebagai orang yang hebat karena telah berhasil meraih apa yang ia inginkan, sebaliknya, orang yang gagal meraih keberhasilan itu, maka ia akan dikatakan sebagai orang yang gagal. Hal inilah yang terbentuk dalam pola pikir sebagian orang.
Satu hal yang perlu kita ingat, tidak selamanya kegagalan itu menandakan ketidakmampuan kita untuk mencapai suatu tujuan. Sebab kegagalan itu adalah proses atau sebuah jalan panjang menuju titik kejayaan. Kita mungkin sering mendengar kata-kata mutiara Kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Ternyata hal ini memang terbukti. Seorang Thomas Alfa Edisson mengalami ratusan kegagalan sebelum akhirnya mampu menemukan lampu. Seorang Bill Gates harus rela dikeluarkan dari kampusnya sebelum akhirnya ia membangun kerajaan IT dunia, Microsoft.
Pada hakikatnya, manusia pasti pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya, hanya saja mereka yang mampu bangkit dari kegagalan itu, itulah keberhasilan yang sesungguhnya. Islam mengajarkan ummatnya bagaimana meraih sebuah keberhasilan dalam hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Perlu kita pahami bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini merupakan kuasa dari Allah semata. Artinya, segala sesuatu yang ada di jagat raya ini adalah milik Dia yang menciptakan, yaitu Allah SWT. Sebagai seorang pemilik, Allah berhak berbuat apa saja terhadap ciptaanNya.
Keberhasilan hanya dapat diraih melalui dua cara, yaitu ikhtiar dan tawakkal. Segala upaya dan kerja keras kita dalam mewujudkan tujuan dan mimpi yang ingin kita raih merupakan ikhtiar. Namun bagaimanapun juga, manusia tetap saja seorang makhluk yang tidak memiliki kekuatan apa-apa. Untuk itulah, selain melakukan ikhtiar, kita harus tawakkal kepada Allah dengan memperbanyak ibadah dan do’a agar setiap ikhtiar yang kita lakukan mendapat berkah dan dimudahkan oleh Allah.


Banyak orang yang telah bekerja keras siang dan malam, bahkan sampai menghabiskan sebagian besar waktu, tenaga, bahkan hartanya hanya untuk meraih impiannya, pada akhirnya harus mengalami kegagalan yang pahit. Inilah akibatnya jika kita melupakan Allah dalam setiap ikhtiar/ usaha kita. Kita terkadang merasa pede dengan kemampuan kita sendiri, bahkan sampai menganggap bahwa keberhasilan yang selama ini diraih adalah hasil jerih payahnya sendiri. Dia lupa bahwa yang memberikan segala kenikmatan itu adalah Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kaya.
Ikhtiar dan tawakkal hanyalah sebuah washilah (sarana) kita untuk mencapai tujuan kita. Segala sesuatunya hanya berhak ditentukan oleh Allah saja. Artinya, tujuan atau mimpi yang ingin kita capai belum tentu akan kita raih, sekalipun telah melakukan ikhtiar dan tawakkal yang banyak. Kenapa demikian? Apakah Allah murka pada kita?
Ternyata Allah sangat sayang kepada kita. Allah itu Maha Mengetahui segalanya. Termasuk segala sesuatu yang kita butuhkan, Allah lebih tahu daripada kita sendiri. Karena, segala sesuatu yang kita inginkan, segala sesuatu yang menurut kita baik, ternyata belum tentu baik menurut Allah. Misalnya, si Fulan ingin hidup kaya dan tentram. Dia setiap hari berikhtiar dan bertawakkal agar Allah memberikannya kekayaan kepadanya. Namun pada akhirnya dia tetap saja hidup miskin. Bukan berarti Allah murka kepadanya, lantas tidak memberikan kekayaan pada si Fulan. Tapi Allah tahu, jika ia menjadi orang kaya yang bergelimangan harta, dia akan menjadi kufur dan jauh dari Allah. Oleh karena itulah, Allah tidak mengubah nasibnya agar ia lebih dekat lagi kepada Allah.
Ketika usaha dan do’a kita tidak dikabulkan oleh Allah, itu berarti Allah mempunya rencana lain yang jauh lebih indah daripada rencana yang kita buat.

Senin, 18 April 2011

WANITA YANG KUKIRA ISTERIKU TERNYATA JIN PENUNGGU TELAGA WARNA

Undangan berwarna biru dengan tulisan warna emas yang tercetak rapi, tergeletak diatas meja makan. Hal tersebut mendorongku untuk segera membuka dan membacanya walaupun perutku sudah berbunyi keroncongan minta diisi.
            Isteriku berkata  " Mas, Itu undangan dari Jakarta untuk hari Sabtu depan. Itu lho, Bu Kuncoro yang di Cikini mantu, kita datang ya !, kan salah satu famili dekat ". Sambil membaca kartu undangan itu aku manggut-manggut tidak menyahuti kata-kata isteriku.
            Isteriku membujuk lagi dengan berkata : " Maas, kan sudah beberapa bulan ini kita tidak ke-Jakarta, aku sudah kangen dengan keluargaku, pasti semua datang ke-pestanya ", disambung dengan rayuannya lagi  " Sekali-sekali pergi menghilangkan stress khan boleh. Jakarta dekat ini, ya Mas, ya.... ". Setelah menyelesaikan membaca undangan itu Aku kemudian menatap Isteriku dan mengangguk-kan kepala tanda setuju sambil tanganku meraih sendok dan segera menyantap makan malam.
            Isteriku melonjak kegirangan dan berteriak kepada putri kami yang tiga bulan lagi berumur dua tahun  " Nanda, nanti kita jalan-jalan ke Jakarta sama Papa".

            Tak terasa hari Sabtu-pun tiba dan dan putriku Nanda sudah tiga kali menanyakan kapan akan berangkat jalan-jalan seperti yang dijanjikan oleh Ibunya. Setelah menaikkan semua tas dan perlengkapan keatas mobil, kamipun berangkat dari Bandung menuju Jakarta.
AWALNYA.....
            Sejak kawin tiga tahun yang lalu, kami pindah dari Jakarta dan menetap di Bandung karena tugas dari kantor-ku. Kami tinggal dirumah kontrakan yang tidak terlampau besar dan beruntung mendapat fasilitas kendaraan berupa mobil dari kantor sehingga kadang-kadang kami bisa pergi bertamasya ketempat-tempat rekreasi dengan menggunakan mobil kantor, seperti saat ini.
            Udara pagi yang sejuk terhisap memasuki paru-paru menimbulkan suasana yang tenang dan menggembirakan, pemandangan dikiri-kanan jalan sangat indah, apalagi lepas dari Cianjur mendekati Puncak. Putri-ku Nanda tak henti-hentinya bertanya ini-itu mengenai hal-hal baru yang dilihatnya dan rasa senangnya karena diajak naik mobil pergi bertamasya.
TELAGA WARNA PUNCAK
            Setibanya di Puncak, Isteriku menyarankan dan berusaha membujuk-ku untuk berhenti sebentar beristirahat di Telaga Warna Puncak menikmati udara sejuk nan menyegarkan. ‘ Kalau saja aku bisa mengetahui peristiwa menggetarkan hati yang kelak akan terjadi, pasti akan kutolak mentah-mentah permintaan Isteriku itu......... '
            Aku meminggirkan mobil dan parkir di-kawasan Telaga Warna, Isteriku menarik-narik tanganku sambil membimbing Nanda kearah tepi telaga dan duduk dengan santai sambil tak henti-hentinya mengoceh. Nanda dan aku mendengarkan dengan asyik.
            Ia menceritakan berbagai hal menarik yang akan dilakukannya di Jakarta dan keinginan-keinginannya setibanya nanti di-Jakarta, juga pesta perkawinan yang pasti akan sangat meriah yang akan kami hadiri dan belanja oleh-oleh kesukaannya saat akan pulang ke Bandung. Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, setelah puas menikmati keindahan disekitar telaga, kemudian kami-pun meninggalkan Telaga Warna dan melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

            Saat itu, jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi sedang dalam proses pembuatan dan belum selesai, sehingga untuk ke-Jakarta masih harus melalui jalan Bogor lama.
            Setibanya di-Bogor, Isteriku meminta mampir di-toko roti terbesar di Bogor saat itu untuk membeli roti dan penganan pengisi perut selama perjalanan. Nanda kecapean dan terlihat tidur dengan lelapnya di Jok belakang, dan aku malas untuk turun, jadi Isteri-ku turun sendirian dan pergi masuk ke-toko roti tersebut untuk berbelanja.
            Aku menunggu dimobil bersama Nanda yang tertidur pulas.......
ISTERIKU DENGAN PARFUM BAU KEMBOJA
            Sekejap kemudian terlihat sesosok wanita yang persis berwujud Isteriku mengenakan pakaian seperti yang dipakai Isteriku sambil membawa bungkusan besar berisi roti dan makanan lainnya datang mendekat kemobil. Tentu saja segera kubukakan pintu mobil karena kusangka Isteriku. Saat ia masuk kemobil sekilas tercium bau bunga kamboja bercampur menyan yang membuat bulu kudukku berdiri.
 
            Akan tetapi karena melihat wajah Isteriku yang berseri-seri dan berkata bahwa ia telah membelikan beberapa roti kesukaanku maka aku segera melupakan hal aneh yang muncul bersamaan dengan kedatangan Isteriku ini.
            Mobil ku-stater dan kemudian meluncur pergi dari toko roti di-Bogor guna melanjutkan perjalanan ke-Jakarta. Sayangnya mataku kurang jeli, sehingga tidak melihat bahwa beberapa detik sebelum mobil keluar dari area toko roti, Isteriku yang asli muncul dipintu toko dengan membawa bungkusan besar berisi roti dan melihat mobilku meluncur pergi dengan membawa wanita lain.
ISTERI ASLIKU MARAH BESAR
            Isteriku marah besar dan mengira bahwa aku telah pergi (lari) meninggalkannya dengan membawa wanita lain, seketika itu juga dibantingnya bungkusan hasil belanjaanya dan dengan air mata bercucuran kemudian lari pulang ke-Bandung. Hatinya dipenuhi dengan emosi, cemburu, marah, sedih dan kesal bercampur jadi satu. Mulutnya membisikkan kata-kata ancaman yang lirih   " Awas kalau pulang nanti ", berkali-kali tanpa henti sepanjang perjalanan kembali ke-Bandung.
            Fikirannya yang dipenuhi rasa marah dan cemburu, terus bertanya-tanya, siapakan wanita yang menjadi simpanan suaminya itu dan telah pergi bersama suaminya ?. Mengapa dirinya ditinggalkan begitu saja tanpa menengok sedikitpun, sungguh tak berperasaan. Bagaimana dengan anaknya Nanda, apakah dia sedang menangis menanyakan ibunya atau sedang apa ?, jahat sekali suaminya itu, akh kalau saja tahu hati suaminya seculas itu, tak akan mau dia diperistri bila hanya untuk disakiti hatinya. Rasa benci menyeruak di-hatinya yang sedih dan luka bagai tertusuk sembilu.
            Sesampainya dirumah langsung ia membanting dirinya keatas tempat tidur dan menangis tersedu-sedu sambil tak henti-hentinya mengeluarkan ancaman........
ISTERIKU BERMANJA-MANJA KEPADAKU
            Sementara itu tidak sedikitpun terlintas difikiranku mengenai keadaan Isteriku itu dirumah, malah aku terlibat dengan pembicaraan yang romantis dengan wanita yang kukira Isteriku ini. Selama dalam perjalanan  ini aku sangat menikmatinya, karena tidak tahu kenapa istriku bertambah-tambah genit dan manja-nya terhadapku, hingga beberapa kali pipiku diciumnya mesra yang membuat hatiku semakin berbunga-bunga.

            Isteriku ini kemudian merapatkan duduknya dan merebahkan kepalanya kepundakku dan berkata  " Maas, kalau bisa aku ingin peristiwa ini jangan cepat berlalu ". Aku berfikir sambil membathin, lho ini khan  masih awal dan masih banyak lagi waktu sesampaimya di Jakarta nanti. Sewaktu rambutnya menyentuh pipiku, saat itu kembali sekilas tercium bau wangi bunga kamboja bercampur menyan, sehingga bulu kudukku berdiri lagi. Ihh....... Dalam hati aku berjanji  membelikan shampo luar negeri untuk isteriku, karena bau wangi shampo yang ia gunakan sekarang ini menimbulkan rasa takut dihatiku.
SETIBA DI JAKARTA
            Akhirnya setelah tiba di Jakarta, Aku langsung menuju ke hotel yang terdekat dari Cikini, dan memesan kamar untuk satu malam, karena ingin beristirahat sejenak menjelang resepsi malam nanti. Nanda sangat senang dan bernyanyi-nyanyi kecil dengan lucunya sambil menyentuh barang-barang hiasan yang ada dikamar hotel. Lagaknya bagai kupu-kupu yang terbang mengitari bunga-bunga yang sedang mekar mewangi.
            Sore hari, setelah memandikan Nanda, Isteriku mengajak mandi bersama, ini sebetulnya diluar dari kebiasaannya, tapi tentu saja aku mau, permintaan seperti ini jelas nggak akan kutolak. Didalam kamar mandi, isteriku mesra berbisik meminta hubungan intim, awalnya aku kurang setuju, tapi dengan sangat ahli ia membangkitkan hasrat kelaki-lakianku......
            Koper dibuka dan pakaian-pakaian didalamnya dicoba dan dipatut-patutkan ke tubuhnya sambil bergaya didepan kaca, hingga akhirnya ia memutuskan menggunakan baju warna hijau yang memang serasi dengan warna kulitnya yang putih.
ACARA RESEPSI BERLANGSUNG MERIAH
            Acara resepsi pernikahan putra Bu Kuncoro sangat meriah dan memang banyak keluarga datang, tentu saja bagaikan reuni keluarga besar, kami saling bertanya dan bercerita situasi terakhir dalam keluarga dengan gembira. Beberapa kali Nanda datang kepadaku minta dibersihkan pipinya yang berwarna merah bekas lipstik karena dicium gemas oleh tante-tantenya. Saat foto bersama, mulanya Isteriku menolak keras, tapi setelah didesak-desak akhirnya mau juga. Beberapa famili mengajak kami bermalam dirumah mereka tapi dengan halus kutolak karena sebelumnya sudah memesan kamar dihotel.

            Akhirnya acara resepsipun usai sudah dan satu demi satu para tamu pamit pulang, demikian juga kami. Dalam perjalanan kembali ke hotel terlihat sekali isteriku sangat bahagia karena celotehnya yang sangat bersemangat mengenai suasana resepsi tadi, dimana aku hanya mendengar dan meng-iyakan ucapan-ucapannya saja.

BERGAIRAH DAN MENGAJAK BERCINTA
            Nanda terlihat kelelahan dan segera tertidur pulas begitu kepalanya menyentuh bantal tempat tidurnya, melihat putrinya telah tertidur. Isteriku melepaskan pakaian pestanya satu demi satu sambil menggerakkan tubuhnya dengan erotis, berusaha memancing gairahku, dan setelah terlepas semuanya langsung menerkam diriku dan mengajak bercinta.
            Malam itu entah beberapa kali hubungan intim telah kami lakukan hingga rasanya tulang-tulangku hampir terlepas karena kelelahan melayani hasratnya yang tak pernah padam, sehingga saat matahari telah tinggi kami masih tertidur kelelahan.
 
            Lewat tengah hari baru kami berangkat pulang ke Bandung. Perjalanan pulang agak lambat karena kami banyak berhenti untuk belanja oleh-oleh, lagi pula aku menjalankan kendaraan perlahan karena masih agak mengantuk. Nanda sepanjang jalan kembali tertidur pulas, mungkin karena masih kelelahan, sekilas terlihat senyum manis dibibirnya.
KEMBALI KE TELAGA WARNA
            Menjelang Maghrib saat mobil mendekati Puncak, Isteriku mendesak untuk berhenti sebentar agar kembali beristirahat di Telaga Warna, aku menolak karena perjalanan masih jauh lagipula sudah menjelang Maghrib. Tapi karena ia terus bersikeras dengan bujukan dan alasan yang kadang menurutku sulit diterima akal, maka akhirnya aku mengalah dan memarkir mobil di kawasan Telaga Warna. Saat itu suasana masih agak terang.

            Nanda, walaupun sudah terbangun tapi masih menggeliat malas untuk berjalan, sehingga kubopong turun mengikuti isteriku ke tepi telaga, setelah duduk suasana menjadi santai, Isteriku berkata dengan serius kepadaku, bahwa perjalanan ini tak akan pernah dilupakannya dan Ia mencium pipiku berkali-kali guna lebih menguatkan kata-katanya. Kelakuannya ini ku-rasakan agak aneh seakan dia tidak akan pernah bertemu denganku lagi........
MENGAPA "DIA" TERJUN KE TELAGA ?
            Saat terdengar Adzan Maghrib mendayu-dayu, tiba-tiba dengan tak tersangka-sangka Isteriku menerjunkan dirinya kedalam Telaga Warna, tentu saja aku terkejut setengah mati apalagi mendengar putriku berteriak histeris dan kemudian menangis meraung-raung memanggil-manggil ibunya, " Mamaaaa......maama..."

            Setelah menunggu beberapa saat dan tidak muncul juga dari dalam telaga, maka akupun berteriak-teriak memanggil namanya dan langsung terjun kedalam air telaga untuk mencari Isteriku, beberapa orang berkumpul melihat kelakuanku yang aneh, kucoba menjelaskan peristiwa yang terjadi dengan suara terbata-bata dan tubuh gemetar kebingungan, beberapa orang kemudian tergerak untuk ikut terjun berusaha mencari isteriku didasar telaga. Beberapa wanita yang ada berusaha membujuk mendiamkan putriku yang terus menangis.

            Setelah mengobak seluruh telaga selama lebih dari dua jam dibantu oleh banyak orang tanpa hasil. Dengan baju basah kuyup dan tubuh menggigil kedinginan serta  perasaan yang tak menentu karena sangat sedih, maka akupun memutuskan untuk kembali ke Bandung dan berniat untuk melakukan pencarian lanjutan esok pagi. Apalagi Nanda  terus menangis memanggil-manggil ibunya yang telah terjun kedalam telaga dan tidak berhasil ditemukan. Saat itu fikiranku terus bertanya-tanya " Mengapa Istriku tega sampai berbuat begitu ? Apa salahku ?.... setelah begitu lama tidak muncul dari dalam air apakah mungkin ia telah mati !!.......
PULANG KERUMAH DI BANDUNG
            Aku menjalankan mobil pulang ke Bandung sambil ngebut agar cepat sampai di rumah, dan berniat untuk mengabari saudara-saudaraku perihal Istriku, agar mereka esok membantu dalam upaya pencarian. Dengan perasaan sangat sedih dan terpukul atas musibah ini, akupun masuk kedalam rumah dan..........

            Mendengar suara mobil memasuki rumahnya, Isteriku yang masih belum tidur, bangun dan meloncat mengintip dari jendela kamar, mengetahui bahwa suaminya pulang, timbullah lagi rasa marah atas perbuatan suaminya yang disangkanya pergi meninggalkan dia sendirian ditoko roti di-Bogor bersama wanita yang tidak dikenalnya.
            Diambilnya sepatu hak tingginya dan berlari ke pintu depan........
            Betapa terkejutnya aku ketika membuka pintu depan, sepasang sepatu hak tinggi mendarat telak dikepalaku, dan pelakunya tak lain adalah ternyata isteriku.........
TERNYATA ISTERIKU MASIH HIDUP
            Wajahku pucat pasi kaget setengah mati, bahkan aku ketakutan bagai melihat hantu, sehingga tak terasa sakitnya kepalaku yang benjol-memar karena terlempar sepatu. Bagaimana mungkin isteriku yang hilang tenggelam di Telaga Warna ternyata malah sekarang muncul dihadapanku dengan wajah marah menakutkan dan suara menggelegar keras, mengumpat dan memaki. Dengan terpana-bengong dan perasaan tak karuan, aku cuma bisa berdiri mematung didepan pintu. Istriku masih terus melemparkan segala macam benda kearahku sambil memaki-maki. Nalarku masih kacau belum jalan, aku tak berusaha menghentikannya, masih bingung.

            " Ka..kaau ...ternyata masih hidup, kukira sudah mati tenggelam ", kataku ketakutan dan dengan suara terbata-bata. Setelah mendengar kata-kataku, dan melihat keadaan diriku yang kacau, Isteriku malah bingung, apalagi kemudian Nanda menghambur masuk dan memeluk ibunya sambil berteriak keras : " Mama... jangan lompat lagi ke danau, Nanda takuuut ". Terkejut Isteriku sehingga terlupakan kemarahannya, dan matanya melotot menatap kearahku minta penjelasan, sambil mendekap Nanda yang menangis sesenggukan dipelukannya.

            Aku sendiri masih belum bisa mencerna dengan baik atas situasi yang tak terduga-duga ini dan terpaku keheranan. Melihat aku tidak memberikan jawaban, timbullah lagi marahnya dan berteriak keras mengejutkanku  " Mengapa kau tinggalkan aku sendirian di Bogor, dan siapa wanita sialan itu ! ". Fikiranku berusaha menyimak kata-katanya, ... ditinggal di Bogor ?, siapa wanita itu ? apa yang terjadi ? bukankah aku pergi dengannya ke Jakarta ? lalu siapa kalau begitu wanita yang menyerupai dirinya dari Bogor hingga terjun ke telaga ?
BARU KUSADARI BAHWA YANG BERSAMAKU ITU BUKAN ISTERIKU
            Tiba-tiba aku berteriak keras : " Tidaaaaaaak ! ", " Aku tidak tahu bahwa itu bukan kau !,  mahluk itu menyerupai kau kukira itu kau " lanjutku keras. Kemudian aku memeluknya dan berkata dengan penuh perasaan : " Syukurlah bahwa kau masih hidup, kukira sudah matiiiii ! "
            Karena aku memeluknya seakan takut kehilangan dirinya, cairlah emosinya dan tenang, kemudian meminta penjelasan lengkap dariku.
            Kujelaskan kronologis kejadiannya, tentu saja dengan menyembunyikan bagian hubungan intimku dengan mahluk itu, tak percaya Isteriku atas ceritaku yang tak masuk diakalnya, untuk lebih meyakinkannya kuajak dirinya untuk menelepon interlokal ke Jakarta.

JADI YANG BERSAMAKU ITU MAHLUK JEJADIAN ?
            Terkejut Pamannya mengetahui kejadian ini, atas permintaanku dan keingin-tahuannya atas peristiwa yang terjadi ini, esok harinya dengan kereta-api terpagi segera ia berangkat ke Bandung.
            Pamannya sendiri dengan bersumpah meyakinkan Isteriku bahwa aku, suaminya saat itu datang ke resepsi pernikahan bersama dia, Isterinya, malah foto-foto keluarga bersama, nanti bila sudah di-afdruk akan dikirim ke Bandung. Paman terpaksa bermalam di Bandung karena Isteriku sangat terpukul dan histeria dengan kejadian ini, masih belum masuk diakalnya kejadian ini bisa terjadi.
            Keesokan harinya salah seorang putra paman datang dengan keluarga yang lainnya dan ikut meyakinkan isteriku dengan kesaksian mereka dan membawa hasil cetakan foto-foto perkawinan, mereka dengan sangat bingung memperlihatkan foto yang ada diriku, putriku Nanda sedang menggandeng bayangan kosong. Ternyata mahluk berwujud isteriku itu tidak nampak dikertas foto.......

            Tiba-tiba isteriku terhuyung, dengan cepat kupeluk tubuhnya agar tidak jatuh, ternyata ia pingsan. Kejadian ini begitu dahsyat menghantam jiwanya hingga tidak tahan.
            Mungkin terbayang difikirannya apa saja yang mungkin dilakukan oleh suaminya terhadap mahluk itu karena mengira bahwa mahluk itu adalah dia isterinya. Siapa yang tahu kecuali aku dan iih... mahluk yang menjijikan itu.
SIAPAKAH SESUNGGUHNYA YANG BERSAMAKU ITU DI JAKARTA ?
            Hingga saat ini semua masih tak mengerti, siapakah sesungguhnya  wanita yang bersamaku itu, yang naik kemobilku mulai dari toko roti di Bogor, tidur dihotel bersamaku yang akhirnya terjun ke Telaga Warna ?. Demikian juga yang ada difikiran Isteriku dan keluarganya..........
            Sedangkan Nanda masih sering bercerita kepada keluarga yang datang bahwa dirinya sangat senang diajak pergi jalan-jalan ke Jakarta bersama ibunya, menginap dihotel, pergi kepesta, ia masih belum bisa mengerti bahwa dengan siapa dia pergi itu bukan ibunya asli............



            Suatu malam aku bermimpi didatangi oleh mahluk hijau yang menyeramkan, berbadan reptil seperti bunglon tapi kepalanya menyerupai Isteriku, ia minta maaf telah mengacaukan keluargaku dengan mewujud dan menggantikan Isteriku pergi ke Jakarta. Itu karena dia tertarik mendengar celoteh Isteriku yang mesra ditepi telaga mengenai enaknya bepergian ke pesta pernikahan, jadi ia ikut dalam mobilku karena ingin tahu, begitu melihat Isteriku pergi masuk ke toko roti, ia mendapat kesempatan dan mendahului masuk kemobil dengan mewujud menyerupai Isteriku.

            Mahluk itu bilang bahwa ia sangat menikmati perjalanan itu dan tidak akan pernah melupakannya, berharap demikian juga denganku. Akhirnya dia minta maaf atas segala perbuatannya itu dan juga minta maaf kepada Isteriku.
            Hatiku yang tadinya emosi mendengar pengakuannya akhirnya luluh dan memaafkannya karena melihat tetesan air mata dipipinya tanda penyesalan dan ketulusan hatinya.
            Mahluk itu kemudian lenyap setelah sebelumnya mendoakan agar keluargaku selalu rukun-rukun dan bahagia........
Seperti diceritakan kepada H. Mohammad B.I.